twitter


Antioksidan, Perlindungan Maksimal Sepanjang Masa.

Anda tentu pernah mendengar istilah “antioksidan”. Kata yang satu ini hampir selalu muncul ketika ada perbincangan mengenai kesehatan dan kecantikan. Sebenarnya, apa sih yang dimaksud dengan antioksidan ini, dan mengapa ia begitu penting bagi tubuh kita? 
Secara definisi antioksidan diartikan sebagai suatu zat yang dapat menghambat atau memperlambat proses oksidasi. Oksidasi adalah jenis reaksi kimia yang melibatkan pengikatan oksigen, pelepasan hidrogen, atau pelepasan elektron. Proses oksidasi ini merupakan peristiwa alami yang terjadi di alam dan dapat ditemukan dimana saja, tidak terkecuali di dalam tubuh manusia. Sebagai contoh, potonglah buah apel atau pisang, dalam beberapa saat permukaannya akan berubah warna menjadi coklat. Perubahan warna ini terjadi karena proses oksidasi. Dalam buah apel terkandung senyawa polifenol. Senyawa inilah yang teroksidasi dan kemudian satu sama lainnya bergabung membentuk senyawa makromolekul berwana coklat. Dari segi rasa, tidak begitu ada perubahan. Tapi dari segi penampilan, apel yang teelah teroksidasi menjadi kurang menarik untuk dimakan.


Penyebab: Kanker telah menjadi penyakit yang mematikan, bahkan kanker paru-paru merupakan pembunuh pertama dibandingkan kanker lainnya. Sel tumor atau kanker yang tumbuh di paru-paru dialami oleh penderita kanker paru-paru. Kanker dapat tumbuh di jaringan ini dan dapat menyebar ke bagian lain.
Penyebab utamanya adalah asap rokok yang mengandung banyak zat beracun dan dihisap masuk ke paru-paru dan telah terakumulasi selama puluhan tahun menyebabkan mutasi pada sel saluran napas dan menyebabkan terjadinya sel kanker.


Penyebab: Emfisema disebabkan karena hilangnya elastisitas alveolus. Alveolus sendiri adalah gelembung-gelembung yang terdapat dalam paru-paru. Pada penderita emfisema, volume paru-paru lebih besar dibandingkan dengan orang yang sehat karena karbondioksida yang seharusnya dikeluarkan dari paru-paru terperangkap didalamnya. Asap rokok dan kekurangan enzim alfa-1-antitripsin adalah penyebab kehilangan elastisitas pada paru-paru ini.
Gejala: Sesak napas dalam waktu lama dan tidak dapat disembuhkan dengan obat pelega yang biasa digunakan penderita sesak napas. Nafsu makan yang menurun dan berat badan yang menurun juga biasa dialami penderita emfisema.
Pencegahan dan solusi: Menghindari asap rokok adalah langkah terbaik untuk mencegah penyakit ini. Berhenti merokok juga sangat penting.